Kamis, 11 November 2010

Makalah Usaha Rumah Makan

BAB I
PENDAHULUAN


Untuk meningkatkan keuntungan, setiap perusahaan bisnis harus berusaha melakukan perubahan terhadap efektivitas dan efisiensi kegiatan usahanya. Prinsip utama dari bisnis adalah bagaimana meningkatkan profit, meminimalkan biaya, serta membuat produk perusahaan menjadi unggul sehingga produk perusaan dapat diterima pasar. Semakin kesini, tuntutan pelanggan terhadap kualitas produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan semakin tinggi dan beragam. Oleh karena itu kegiatan efisien dan efektifitas yang dilakukan tidak hanya berupa perbaikan yang bersifat financial, tetapi lebih jauh mengembangkan agar lebih unggul dari produk lain di dalam pasar.



BAB II
LANDASAN TEORI


Industri restoran dan/rumah makan merupakan salah satu industri yang tertua sehingga industri ini banyak dijumpai diberbagai daerah dengan segala kekhasannya dari Sabang sampai Merauke. Sedangkan yang membedakan industri tersebut antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya adalah jumlah dan skala usahanya, yang sangat tergantung dari perkembangan ekonomi daerah setempat. Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan sekaligus seagai pusat bisnis Indonesia tentunya sangat berbeda dengan Aceh maupun Irian, baik jumlahnya maupun skala usahanya.

Jawa Barat dan beberapa wilayahnya yang berdampingan dengan Jakarta sudah barang tentu berbeda dengan Jawa Tengah maupun Jawa Timur, apalagi dibandingkan dengan beberapa daerah luar Jawa. Demikian pula dengan Bali yang merupakan daerah tujuan wisata mancanegara, tentunya memiliki karakteristik yang sangat berbeda dengan wilayah lainnya, bahkan dengan Jakarta sekalipun. Bali meskipun memiliki luas wilayah yang relatif kecil tetapi memiliki potensi yang sangat besar sebagai tujuan wisata dunia, sehingga di wilayah ini banyak dijumpai hotel dan restoran bertaraf internasional.



BAB III
METOLOGI PENELITIAN


A. Tempat dan Waktu Penelitian

1. Tempat :
a. Kampus (J) Gunadarma Kalimalang
b. Di lingkungan rumah
c. internet

2. Waktu : 1 November 2010 – 6 November 2010


B. Metode Penelitian

1. Observasi.
Observasi atau pengamatan merupakan salah satu teknik pengumpulan data/fakta yang cukup efektif untuk mempelajari suatu sistem. Observasi adalah pengamatan langsung para pembuat keputusan berikut lingkungan fisiknya dan atau pengamatan langsung suatu kegiatan yang sedang berjalan.

2. Melalui Media Internet.
Mencari bahan materi tentang usaha rumah makan melalui internet dengan cara membuka situs www.google.com



BAB IV
PEMBAHASAN


A. IDE BISNIS USAHA RUMAH MAKAN

Bisnis rumah makan memang tidak pernah mati. Bisnis ini memang semakin tumbuh subur seiring dengan perkembangan jumlah penduduk dan gaya hidup yang ingin serba cepat tersaji. Sadar atau tidak, dengan pertumbuhan penduduk yang semakin banyak maka semakin banyak pula kebutuhan pangan yang harus disediakan.

Bisnis makanan termasuk bisnis yang beresiko besar. Karena bisnis makanan beda dengan bisnis-bisnis lain. Kecuali yang kita jual adalah makanan kering, yang bisa bertahan sampai berbulan-bulan. Namun jika anda yakin pangsa pasarnya yang bagus, maka bisnis makanan akan memberi keuntungan yang berlipat ganda.

Dalam bisnis makanan memang kita tidak dituntut untuk bisa membuat makanan yang akan dijual tersebut. Karena banyak yang sukses berbisnis makanan dari mengambil makanan ditempat lain, lalu menjualnya lagi. Lalu bagi anda yang pintar memasak, tetapi tidak bisa menjual, anda juga bisa menitipkannya di kantin, atau di tempat-tempat yang ramai pengunjung.

Bisnis makanan bukan milik kaum wanita saja, banyak pria yang menjadi koki kelas dunia. Dan kebanyakan penjual makanan yang sukses adalah pria. Rasa masakannya pun tidak kalah dari masakan wanita.

Usaha rumah makan juga sangat sensitif terhadap rasa, karena itu penting sekali ada tukang masakan yang betul-betul ahli dibidangnya. Jual-lah masakan yang terbaik dan bermutu tinggi. Jangan coba-coba membuka rumah makan jika tidak ada juru masak yang hebat masakannya.


B. KELEBIHAN USAHA RUMAH MAKAN

Ada banyak kelebihan yang dimiliki dari usaha yang satu ini. Salah satu kelebihan dari usaha rumah makan adalah kebutuhan modal yang tidak terlalu besar. Anda hanya perlu menyiapkan peralatan masak, meja dan kursi tempat pengunjung makan.
Bahan baku yang dibutuhkan dalam usaha rumah makan juga tidak terlalu mahal. Semua dapat Anda peroleh dengan mudah di pasar tradisional.

Selain modal yang kecil, usaha rumah makan memiliki waktu yang fleksibel. Memang semua tergantung menu yang ditawarkan di rumah makan Anda.
Anda bisa fokus kepada pengunjung untuk makan pagi, makan siang atau makan malam saja. Tapi jika Anda memang ingin meraup penghasilan lebih, Anda bisa membuka usaha
rumah makan ini dari pagi sampai malam.

Margin keuntungan yang dapat diraih dari usaha rumah makan juga sangat besar. Rata-rata keuntungan yang dapat diraih oleh rumah makan berkisar antara 30-50% dari omset penjualan. Hal ini dapat terwujud karena usaha rumah makan merupakan usaha jasa pengolahan makanan dan penyajiannya. Otomatis keuntungan yang diraih bisa sangat besar.


C. Tips Memulai Usaha Rumah Makan

Berikut ini adalah tips-tips yang berguna bagi Anda yang akan memulai usaha rumah makan:

• Lokasi menentukan prestasi.
Bisa berkembang atau tidaknya usaha rumah makan sangat tergantung dari posisi letak rumah makan yang Anda miliki. Usahakan mencari tempat yang cukup ramai untuk memulai usaha ini.
Anda bisa mencoba usaha ini di daerah pertokoan, daerah perkantoran, daerah kampus atau pusat perbelanjaan. Semakin ramai daerah di sekitar rumah makan Anda, semakin besar peluang orang untuk berkunjung.

• Harga seimbang dengan rasa.
Dua kunci sukses dari usaha rumah makan adalah harga dan rasa. Saat makanan yang Anda jual memiliki rasa yang nikmat dan khas dengan harga yang sesuai, pasti rumah makan Anda akan ramai dikunjungi.
Untuk harga, Anda juga harus menyesuaikannya dengan lokasi dan jenis makanan yang Anda jual. Pada dasarnya Anda bisa menerapkan harga jual setinggi 30-50% dari modal yang dikeluarkan. Tentu didukung dengan rasa yang enak pula.

• Pelayanan.
Selain harga dan rasa, hal lain yang cukup penting dalam usaha rumah makan adalah pelayanan. Pelayanan yang ramah dengan senyuman di bibir akan menarik banyak pelanggan untuk kembali ke rumah makan Anda.
Usahakan agar pengunjung merasa nyaman di rumah makan Anda dan jangan biarkan mereka menunggu sangat lama untuk menikmati hidangan yang dipesan.

• Penyajian yang menarik.
Tampilan merupakan modal awal untuk menciptakan selera makan. Dengan tampilan yang menarik dari makanan yang Anda buat, pengunjung juga akan terpacu selera makannya.
Setelah selera makan bangkit, ditambah dengan rasa yang enak, rumah makan Anda akan cepat terkenal. Akhirnya pelanggan rumah makan Anda akan semakin banyak.


D. KEBUTUHAN POKOK USAHA RUMAH MAKAN

Ada beberapa keperluan dasar yang harus anda persiapkan. Diantaranya adalah :
1. Tempat usaha
2. Peralatan masak
3. Peralatan makan
4. Perlengkapan penunjang


E. JENIS-JENIS RUMAH MAKAN

Setelah mengukur kemampuan diri, langkah selanjutnya Anda harus memilih jenis rumah makan yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan diri Anda.
Ada beberapa jenis rumah makan yang bisa Anda buka. Diantaranya:

• Warung makan sederhana
Anda bisa membuka warung makan sederhana dengan menu-menu yang standar dan dengan harga yang murah. Untuk rumah makan jenis ini tidak dibutuhkan tempat yang mewah dan menu makanan yang khusus. Jika Anda tinggal dikawasan kampus, rumah makan jenis ini sangat cocok. Dan bahkan Anda cukup menempatkan meja dan kursi makan di teras rumah untuk melayani pembeli. Anda bisa manfaatkan dapur rumah sebagai dapur rumah makan sekaligus. Hal serupa juga bisa dilakukan dengan membuka warung makan di kawasan pabrik serta dikawasan perkantoran.
Konsep warung makan sederhana juga bisa dijumpai di warteg (warung tegal) yang banyak bertebaran dimana-mana. Dengan menu makanan yang merakyat dan dengan harga yang relative murah. Usaha jenis ini mudah Anda jalankan, karena pelanggan yang datang hanya khusus untuk memenuhi kebutuhan ”perut” semata. Warung makan jenis ini cocok dibuka di sekitar pasar, pusat perbelanjaan, lingkungan kampus, lingkungan pabrik, dll.

• Rumah Makan Prasmanan
Di lingkungan perkantoran dan kampus-kampus. Rumah makan jenis ini sangat menarik dan diminati. Konsepnya adalah penjual menyajikan berbagai jenis masakan di etalase dan kemudian memberi kebebasan kepada pelanggan untuk memilih berbagai jenis masakan sesuai dengan seleranya. Mereka bisa mengambil sendiri nasi dan lauk pauk yang disukainya dan kemudian membayar sesuai dengan harga per jenis makanan yang dijual. Rumah makan jenis ini cocok diterapkan di kantin-kantin yang berada dilingkungan perkantoran dan kampus-kampus.

• Rumah Makan Cepat Saji (Fast Food)
Rumah makan cepat saji banyak dijumpai di pusat-pusat perbelanjaan atau mall-mall, khususnya dikota-kota besar. Pelanggan rumah makan ini biasanya adalah orang-orang yang menginginkan jenis makanan yang tidak terlalu berat, sekedar mengisi waktu sambil berbelanja dan bisa disajikan secara cepat. Menu-menu yang dijual biasanya jenis-jenis makanan yang instan. Seperti burger, hotdog, kebab, sosis, roti bakar, pisang bakar, dan sebagainya. Jenis-jenis makanan prinsipnya adalah menu makanan dengan penyajian cepat dan praktis.

• Rumah Makan Keluarga
Prinsip rumah makan keluarga adalah menjual makanan plus suasana. Jadi dalam hal ini nuansa penataan ruangan yang nyaman sangat dibutuhkan. Kebanyakan rumah makan keluarga mengambil lokasi di pinggir jalan-jalan protokol / jalan besar dan memiliki lahan parkir yang memadai serta menyediakan tempat ibadah. Ada juga rumah makan keluarga yang melengkapinya dengan area bermain untuk anak-anak. Sedangkan untuk menu makanan biasanya hampir sama saja dengan warung makan sederhana dan rumah makan prasmanan. Hanya saja konsep ”menjual suasana” juga ikut di tonjolkan.

• Rumah Makan Makanan Tradisional
Rumah makan jenis ini, biasanya tidak menyajikan menu makanan yang bermacam-macam. Biasanya mereka menyajikan 1-4 jenis masakan saja yang memiliki ciri khas tertentu. Misalnya Rumah Makan Gudeg Jogja, Rumah Makan Soto Surabaya, Rumah Makan Bakso Malang, Rumah Makan Sate Madura, dan lain sebagainya. Tempat yang cocok untuk rumah makan jenis ini adalah di jalan-jalan besar yang mudah di akses dengan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi.

• Rumah Makan Bernuansa Khusus
Rumah makan jenis ini biasa nya lebih banyak ”menjual suasana” daripada menjual menu masakannya sendiri. Anda bisa lihat rumah makan-rumah makan yang mengambil lokasi cukup jauh dari pemukiman dan bahkan jauh dari keramaian. Seperti di sebuah bukit, di atas tebing pantai, di tepi danau atau sungai dan lain sebagainya. Prinsip dari rumah makan jenis ini adalah ”menjual suasana” seperti ketenangan (karena jauh dari kebisingan) dan kenyamanan (karena pengunjungnya tidak berjubel-jubel). Rumah makan jenis ini biasanya sering dikunjungi masyarakat kelas eksekutif seperti para pengusaha dan pejabat yang membutuhkan ”suasana baru” untuk menghilangkan kejenuhan dan kepenatan bekerja di kota.

Bentuk lain dari jenis rumah makan ini adalah cafe ataupun coffee shop. Walaupun tidak menjual suasana alam, namun jenis rumah makan ini juga menjual suasana yang khusus dibuat untuk memanjakan pelanggannya. Misalnya dengan live music, karaoke dan lain sebagainya.


F. SERTIFIKASI HALAL PADA USAHA RUMAH MAKAN

Seluruh rumah makan, restoran dan sejenisnya baik
yang dikelola oleh kaum muslim atau nonmuslim wajib memberikan
sertifikasi halal terhadap usahanya, sehingga tidak merugikan orang
lain. Tapi kenyataannya, mereka sepetinya tidak peduli, walau
sertifikasi sudah dikeluarkan sejak dua tahun lalu, namun mereka kurang merespon hal tersebut.

Untuk itu diharapkan kepada pemerintah Provinsi, Kabupaten ataupun Kota agar turut berpartisipasi dalam sertifikasi halal tersebut karena LP POM MUI tidak punya kewenangan dalam memberikan sanksi, namun hanya mempunyai sebatas himbauan saja, jelasnya.

Hal senada dikatakan Direktur LP POM MUI Sumbar dalam rangka terjaminnya makanan yang halal bagi umat Islam diperlukan tersedianya makanan halal tersebut bagi masyarakat Sumbar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pentingnya makanan halal bagi umat Islam akan sangat berpengaruh bagi perkembangan jasmani dan rohani umat Islam.

Untuk itu kepada produsen pembikin makanan agar betul-betul memahami pentingnya tersedianya makanan halal, karena halal merupakan tanggung jawab produsen terhadap konsumen dunia dan akhirat. Dan kepada konsumen,njika merasa ragu atau sanksi dalam mengkonsumsi makanan atau minuman yang tidak ada sertifikasi halal, sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan tersebut.



BAB V
KESIMPULAN


Usaha rumah makan adalah salah satu usaha yang cocok bagi para wanita maupun pria. Bnyak pria yang menjadi koki kelas dunia. Khususnya yang memiliki keterampilan dan hobi memasak .usaha rumah makan itu bermacam-macam. Tergantung tingkat kecocokan dan kemampuan menjalaninya saja dalam menentukan jenis usaha rumah makan. Walaupun usaha rumah makan adalah salah satu jenis usaha yang tidak terlalu besar, namun untuk menjalankan usaha ini pun harus memperhatikan beberapa hal penting seperti harus adanya juru masak yang handal, agar masakan yang diproduksi dapat diterima pasar. Dan juga tidak kalah pentingnya yaitu adanya sertifikat halal sehingga tidah merugikan yang mengkonsumsinya.



DAFTAR PUSTAKA
binaukm.com
ph4nt0m46.blogspot.com
www.anneahira.com
Cak Eko Full
www.rantaunet.org

1 komentar: