Senin, 28 Maret 2011

Makalah Perekonomian Indonesia

 AKU BANGGA INDONESIA




Disusun oleh: 
Nama : Sutiani Novita
NPM : 26210764
Kelas : 1EB21
Fakultas/Jurusan : Ekonomi/Akuntansi S1
Mata Kuliah : Perekonomian Indonesia
           
KATA PENGANTAR
 
Puji syukur saya panjatkan atas kehadirat tuhan yang maha ESA. Karena berkat rahmatnyalah saya dapat menyusun dan dapat menyelesaikan makalah dengan judul “Aku Bangga Indonesia” untuk memenuhi mata kuliah Perekonomian Indonesia yang memiliki suatu muatan soft skill ini dengan baik, meskipun masih banyak kekurangan yang terdapat di dalam makalah ini.
 Saya sangat menyadari bahwa kemampuan saya masih sangat terbatas. Sehingga hasil makalah saya ini masih banyak kekurangannya. Dan dengan tersusunnya makalah ini, semoga saya dan teman-teman sekalian dapat lebih mudah untuk memahami dan mengerti tentang perkembangan perekonomian Indonesia baik di dalam negeri dan di Dunia. Saya berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi saya maupun orang yang membacanya.
 
Bekasi  , Maret 2011
Penulis
 
DAFTAR ISI
                                                                                                           
Kata Pengantar
Daftar isi
BAB I . PENDAHULUAN
                  1.1  Latar Belakang Masalah
                  1.2  Perumusan Masalah
                  1.3  Tujuan Penulisan
                  1.4  Metode Penulisan 
BAB II. PEMBAHASAN
            2.1 Sistem Ekonomi Indonesia
            2.2 Kondisi Ekonomi Indonesia
            2.3 Peran dan Posisi Ekonomi Indonesia di Dunia
            2.4 Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
BAB III. PENUTUP
            3.1 Kesimpulan
Daftar Pustaka
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1  LATAR BELAKANG MASALAH
     Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa. Manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi pada dasarnya selalu menghadapi masalah ekonomi. Inti dari masalah ekonomi yang dihadapi manusia adalah kenyataan bahwa kebutuhan manusia jumlahnya tidak terbatas, sedangkan alat pemuas kebutuhan manusia jumlahnya terbatas.
     Lalu bagaimanakah dengan negara kita yaitu Indonesia ? Indonesia dari segi ekonomi merupakan negara yang sedang dalam tahap pengembangan untuk menjadi negara maju. Memiliki penduduk yang termasuk padat tentu banyak menghadapi berbagai masalah ekonomi. Dengan begitu pemerintah terus berupaya mencari solusi untuk menstabilkan perekonomian di Indonesia
     Dalam kesempatan ini penulis akan menjelaskan tentang kondisi perokonomian Indonesia serta peran dan posisi ekonomi Indonesia di Dunia. Berdasarkan uraian diatas penulis merumuskan penulisan makalah ini dengan judul Aku Bangga Indonesia.  
1.2  PERUMUSAN MASALAH
    Berdasarkan latar belakang yang diuraikan maka rumusan masalah yang dikaji dalam penulisan ini difokuskan tentang Aku Bangga Indonesia dari segi ekonomi .Adapun perumusan masalah dalam penulisan ini adalah sebagai berikut:
1.    Sistem ekonomi apa saja yang dianut oleh negara Indonesia ?
2.    Bagaimana oerkembangan perekonomian Indonesia sampai sekarang ?
3.    Bagaimana posisi dan peran ekonomi Indonesia di dunia ?
4.    Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia ?
1.3  TUJUAN PENULISAN
   
    Untuk memberikan suatu wawasan dan pengetahuan mengenai perekonomian Indonesia bagi penulis dan pembaca, lebih mudah untuk memahami dan mengerti tentang perkembangan perekonomian Indonesia baik di dalam negeri dan di Dunia.   Selain itu, makalah ini dibuat sebagai bahan penyelesaian tugas makalah mata kuliah Perekonomian Indonesia.
1.4 METODE PENULISAN
     A.   Pemilihan Subjek
Melakukan penulisan dengan cara pengumpulan data dan penelusuran literature tentang perekonomian Indonesia melalui materi pengajaran melalui pihak yang bersangkutan dan internet sebagai materi pendukung.
B. Tempat dan Waktu Penelitian
    1.Tempat: a. Kampus (K) Gunadarma Kemang Pratama
                   b. Rumah
    2.Tgl/Bulan : Maret     
 C. Metode Pengumpulan Data
Melakukan pengumpulan data dari berbagai sumber dan pihak yang terkait dengan materi ini, khususnya yang berhubungan dengan ekonomi Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan dengan cara :
Studi Kepustakaan
Suatu penulisan dilakukan melalui study literature, baik melalui buku – buku maupun dari internet dengan membuka situs yang terkait dengan materi tersebut. 
BAB 2
PEMBAHASAN
2.1 SISTEM EKONOMI INDONESIA
            Sistem ekonomi yang dianut oleh setiap bangsa berbeda-beda. Hal ini sesuai dengan falsafah dan ideologi dari masing-masing negara. Seperti halnya Indonesia, sistem ekonomi yang dianut oleh bangsa Indonesia akan berbeda dengan sistem ekonomi yang dianut oleh Amerika Serikat ataupun negara-negara lainnya. Pada awalnya Indonesia menganut sistem ekonomi liberal, di mana seluruh kegiatan ekonomi diserahkan kepada masyarakat. Akan tetapi karena ada pengaruh komunisme yang disebarkan oleh Partai Komunis Indonesia, maka sistem ekonomi di Indonesia berubah dari sistem ekonomi liberal menjadi sistem ekonomi sosialis.            Pada masa Orde Baru, sistem ekonomi yang dianut oleh bangsa Indonesia diubah kembali menjadi sistem demokrasi ekonomi. Sistem ini bertahan hingga masa Reformasi. Setelah masa Reformasi, pemerintah melaksanakan sistem ekonomi yang berlandaskan ekonomi kerakyatan. Sistem inilah yang masih berlaku di Indonesia. Berikut ini bentuk sistem ekonomi di Indonesia dari masa Orde Baru hingga sekarang.
2.2 KONDISI EKONOMI INDONESIA
          Kondisi ekonomi dalam satu negara dapat berubah dalam setiap waktu. Krisis ekonomi sudah mengubah kondisi perekonomian Indonesia. Sebelum adanya krisis keuangan 1997 perekonomian memiliki pertumbuhan ekonomi yang meningkat setiap tahunnya, karena kita memasukkan utang luar negeri dalam jumlah yang cukup. Tetapi setelah krisis keuangan itu terjadi utang luar negeri Indonesia meningkat sampai US$ 25125 paada tahun 1998. Kondisi ini membuat Indonesia jatuh ke dalam perangkap utang dan bunga utang yang sangat tinggi.
          Dalam jangka pendek, utang luar negeri sangat membantu pemerintah Indonesia dalam upaya menutup defisit anggaran pendapatan dan belanja negara, akibat pembiyaan rutin dan pengeluaran pembangunan yang cukup besar. Dengan demikian, laju pertumbuhan ekonomi dapat dipacu sesuai dengan target yag telah ditetapkan sebelumnya. Tetapi dalam jangka panjang, ternyata utang luar negeri tersebut dapat menimbulkan berbagai persoalan ekonomi di Indonesia.             Pada masa krisis, utang luar negeri Indonesia termasuk didalamnya utang pemerintah dan swasta telah meningkat drastis dalam hitungan rupiah. Sehingga menyebabkan pemerintah Indonesia harus menambah utang luar negeri yang baru untuk membayar urtang luar negeri yang lama yang telah jatuh tempo. Akumulasi utang luar negeri dan bunganya tersebut akan dibayar melauli APBN RI untuk utang pemerintah dengan cara mencicilnya pada tiap tahun anggaran. Hal ini menyebabkan berkurangnya kemakmuran dan kesejahteraan rakyat pada masa mendatang, sehingga jelas akan membebani masyarakat, khususnya wajib pajak Indonesia.             Hasil estimasi menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi sebelum dan sesudah krisis memiliki R-squared sebesar 0.79485 atau 0.79, artinya bahwa variabel independen ( utang lua negeri) dapat menjelaskan variabel terikat (pertumbuhan ekonomi) sebesar 0.79%, sedangkan 21% lainnya dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak terdapat pada model. T-statistik untuk utang luar negeri lebih besar dari pada t-tabelnya ( 4.95 > 2.89), artinya bahwa variabel utang luar negeri memilki pengaruh nyata dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi pada α=1%. T-statistik untuk variabel dummy lebih besar daripada t-tabelnya (5.100>2.89), yang artinya variabel krisis ekonomi (dummy) memiliki pengaruh dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi pada α=1%.
          Berdasarkan pada analisis Granger Causality, kedua variabel memiliki hubungan satu sama lain (timbal balik). Sedangkan berdasarkan anailsis Kointegration test, kedua variabel yaitu utang luar negeri dan pertumbuhan ekonomi memiliki hubungan stasioner pada pembedaan kedua I (2), artinya ada hubungan jangka panjang antara utang luar negeri dan pertumbuhan ekonomi.
          Kondisi ekonomi dalam negeri pada tahun 2009 hingga 2010 merupakan kondisi yang cukup kritis. Pasalnya, perlambatan ekonomi global saat ini baru akan terasa dalam dua atau tiga kuartal mendatang.
          Hal-hal yang telah dijelaskan merupakan suatu rangkaian bahwa Indonesia sebagai negara yang menuju kestabilan ekonomi yang baik di dalam negeri maupun di luar negeri . Yang perlu kita ketahui seberapa jauhkah perkembangan perekonomian Indonesia di Dunia?
2.3 PERAN DAN POSISI EKONOMI INDONESIA DI DUNIA
          Keinginan ASEAN berperan dalam perundingan G-20 sebagaimana yang telah disepakati pada Konferensi Tingkat Tinggi Ke-15 ASEAN di Thailand pekan lalu merupakan salah satu langkah maju dalam proses integrasi ekonomi ASEAN. Terbukanya akses dan peluang kerja sama dengan 20 negara ekonomi terbesar di dunia itu menunjukkan semakin diakuinya peran regional ASEAN dalam penentuan kebijakan ekonomi global. Dalam proses ini, Indonesia memainkan peranan penting karena merupakan satu-satunya negara ASEAN di G-20 dan memiliki posisi strategis sebagai ”penyambung” kepentingan ASEAN dan G-20.
          Tidak dapat dimungkiri bahwa keuntungan ekonomi yang ditawarkan G-20 jauh lebih besar daripada yang ditawarkan ASEAN. Jika dibandingkan dengan G-20 yang mencakup 80% total perdagangan dunia dan memiliki 67% penduduk dunia, ASEAN bisa dikatakan hanya merupakan ”anak bawang” dalam ekonomi dunia. Jika harus memilih, rasanya, seluruh negara ASEAN pun akan memilih mencari akses masuk ke organisasi ini kendati harus ”sedikit” mengorbankan kepentingan bersama ASEAN. ASEAN sendiri sejak pertama membentuk integrasi ekonomi terbukti belum mampu meningkatkan peran ekonomi mereka secara signifikan di kancah internasional dan bahkan justru memiliki kecenderungan mengedepankan kepentingan masing-masing negara secara individu dan bukan secara kolektif. 
          Dengan posisi yang sedemikian penting dalam penentuan arah kebijakan integrasi ekonomi ASEAN, sudah seharusnya Indonesia lebih berhati-hati dalam bertindak. Dengan posisi tawar (bargaining power) yang bagus di ASEAN, Indonesia seharusnya dapat menjadi pelopor dan penggerak utama untuk penguatan kerja sama ekonomi ASEAN. ASEAN sendiri memiliki peran politik, keamanan, dan budaya yang sangat penting bagi Indonesia sehingga sangat disayangkan jika kerja sama ekonomi yang menjadi salah satu landasan.           Pembentukan masyarakat ASEAN (ASEAN Community) tidak berjalan secara maksimal. Indonesia saat ini ibarat “berada di dua tempat sekaligus” sehingga memungkinkan bagi kita untuk mengatur dan mengontrol dengan tepat posisi serta pergerakan ASEAN dalam skema kerja sama ASEAN-G20. Dengan keuntungan ini, seharusnya Indonesia bisa mengambil inisiatif utama untuk perubahan dan perbaikan mekanisme kerja AFTA saat ini.  2.4 FAKTOR – FAKTOR YANG PEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA
           
          Di era globalisasi saat ini, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknoligi semakin meningkat. Pertumbuhan ekonomi merupakan suatu proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan dari pendapatan nasional. Suatu negara dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi jika negara tersebut mengalami kenaikan dalam standar pendapatan. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan, sangat diperlukan untuk dapat mencapai peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam suatu negara. Dalam hal ini, faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Indonesia diantaranya yaitu: pembangunan nasional, sumber daya alam, sumber daya manusia, pendidikan, nilai ekspor dan import.
          Pembangunan nasional yang dilaksanakan oleh Bangsa Indonesia untuk menciptakan masyarakat indonesia yang sejahtera, adil dan makmur. Pada dasarnya pembangunan nasional lebih di utamakan pada suatu pembangunan dibidang ekonomi sedangkan pembangunan dibidang lainnya hanya bersifat menunjang.
          Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan keberhasilan suatu pembangunan ekonomi negara. Jadi, Pembangunan ekonomi tak luput dari pertumbuhan ekonomi, karena pembangunan ekonomi dapat mendorong suatu pertumbuhan ekonomi, dan begitu juga sebaliknya, pertumbuhan ekonomi dapat memperlancar suatu proses terjadinya pembangunan ekonomi di suatu negara.  
Ø  FAKTOR BUDAYA
       Indonesia memiliki bermacam-macam keaneka ragaman budaya. Dari budaya yang kita miliki, kita dapat menarik wisatawan untuk datang kenegeri kita. Hal ini dapat meningkatkan pendapatan ekonomi Negara, karena semakin banyak wisatawan yang datang ke negeri kita, maka semakin tinggi pula devisit atau pendapatan Negara. Maka dari itu kita harus melestarikan budaya yang kita miliki, agar tidak di akui oleh Negara lain dan agar Negara lain tahu, betapa indahnya budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.  
 Ã˜  FAKTOR SUMBER DAYA ALAM DAN SUMBER DAYA MANUSIA
      Kekayaan alam yang dimiliki oleh bangsa Indonesia sangat melimpah. Dari hasil kekeyaan alam yang bangsa Indonesia miliki, kita dapat mengolahnya dari barang mentah menjadi barang jadi. Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki contohnya tanah yang subur, iklim atau cuaca yang sangat baik untuk berkebun, hasil pertambangan, hasil hutan, dan hasil lautnya. Hal ini sangat mempengaruhi pertumbuhan industri di suatu Negara.
          Sumber daya manusia juga dapat menentukan keberhasilan pertumbuhan ekonomi suatu Negara, jika sumber daya manusianya berkualitas. Karena manusia yang berkualitas dapat menunjang pertumbuhan ekonomi suatu Negara. Pendidikan dalam hal ini sangat diperlukan, agar sumber daya manusia yang dihasilkan berkualitas, dan mampu bersaing dengan Negara lain. Apabila hal ini terlaksana, maka pertumbuhan ekonomi dinegara kita akan semakin meningkat. Ekspor dan impor juga dapat memprgaruhi pertumbuhan ekonomi Negara. kita harus meningkatkan lagi nilai ekspor ke Negara-negara berkembang dengan meningkatkan kualitas barang yang akan diproduksi.                                                            Hal terpenting agar terciptanya pertumbuhan ekonomi Negara adalah penduduk atau masyarakat yang ada dalam Negara tersebut. Karena jika masyarakat lebih banyak mencintai akan hasil bumi sendiri, otomatis pendapatan Negara akan semakin meningkat. Hal ini tergantung dari kualitas manusianya. Maka dari itu dari sekarang kita ciptakan masyarakat Indonesia yang berkualitas, agar mampu berdaya saing dengan negara lain dan masyarakat Indonesia harus mencitai pruduk dalam negeri, karena bangsa yang berkualitas adalah bangsa yang penduduknya mencintai produk dalam negeri.
  
BAB 3
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
          Indonesia merupakan negara yang pemerintahnya mempunyai peran penting untuk memajukan perekonomian. Kondisi ekonomi dalam negeri saat ini merupakan kondisi yang cukup kritis. Pasalnya, perlambatan ekonomi global saat ini baru akan terasa dalam dua atau tiga kuartal mendatang. Indonesia memainkan peranan penting karena merupakan satu-satunya negara ASEAN di G-20 dan memiliki posisi strategis sebagai ”penyambung” kepentingan ASEAN dan G-20 dalam perekonomian dunia. Maka dari itu dari sekarang kita ciptakan masyarakat Indonesia yang berkualitas, agar mampu berdaya saing dengan negara lain.
DAFTAR PUSTAKA

Kamis, 03 Maret 2011

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia


Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan sebagai proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Perekonomian dikatakan mengalami pertumbuhan apabila jumlah balas jasa riil terhadap penggunaan faktor-faktor produksi pada tahun tertentu lebih besar daripada tahun sebelumnya.

Sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia dikategorikan berupa jumlah penduduk yang besar dan sumber daya alam yang melimpah.Namun dalam beberapa tahun terakhir sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia juga berasal dari biaya modal yang semakin murah. Sumber pertumbuhan yang lain berupa reformasi kebijakan yang pada akhirnya akan lebih memberikan kesempatan kepada dunia usaha untuk berkembang lebih baik. Terlebih lagi dengan tetap positifnya pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa krisis global ini, perhatian dari berbagai investor di seluruh dunia tertuju kepada Indonesia.

Optimisme terhadap perekonomian Indonesia sudah berkembang secara luas di luar negeri. Rasanya kita pantas berharap bahwa optimisme yang sama juga akan semakin berkembang di negara kita sehingga pada ujungnya kesejahteraan masyarakat dapat terus berkembang.

Kamis, 11 November 2010

Makalah Usaha Rumah Makan

BAB I
PENDAHULUAN


Untuk meningkatkan keuntungan, setiap perusahaan bisnis harus berusaha melakukan perubahan terhadap efektivitas dan efisiensi kegiatan usahanya. Prinsip utama dari bisnis adalah bagaimana meningkatkan profit, meminimalkan biaya, serta membuat produk perusahaan menjadi unggul sehingga produk perusaan dapat diterima pasar. Semakin kesini, tuntutan pelanggan terhadap kualitas produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan semakin tinggi dan beragam. Oleh karena itu kegiatan efisien dan efektifitas yang dilakukan tidak hanya berupa perbaikan yang bersifat financial, tetapi lebih jauh mengembangkan agar lebih unggul dari produk lain di dalam pasar.



BAB II
LANDASAN TEORI


Industri restoran dan/rumah makan merupakan salah satu industri yang tertua sehingga industri ini banyak dijumpai diberbagai daerah dengan segala kekhasannya dari Sabang sampai Merauke. Sedangkan yang membedakan industri tersebut antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya adalah jumlah dan skala usahanya, yang sangat tergantung dari perkembangan ekonomi daerah setempat. Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan sekaligus seagai pusat bisnis Indonesia tentunya sangat berbeda dengan Aceh maupun Irian, baik jumlahnya maupun skala usahanya.

Jawa Barat dan beberapa wilayahnya yang berdampingan dengan Jakarta sudah barang tentu berbeda dengan Jawa Tengah maupun Jawa Timur, apalagi dibandingkan dengan beberapa daerah luar Jawa. Demikian pula dengan Bali yang merupakan daerah tujuan wisata mancanegara, tentunya memiliki karakteristik yang sangat berbeda dengan wilayah lainnya, bahkan dengan Jakarta sekalipun. Bali meskipun memiliki luas wilayah yang relatif kecil tetapi memiliki potensi yang sangat besar sebagai tujuan wisata dunia, sehingga di wilayah ini banyak dijumpai hotel dan restoran bertaraf internasional.



BAB III
METOLOGI PENELITIAN


A. Tempat dan Waktu Penelitian

1. Tempat :
a. Kampus (J) Gunadarma Kalimalang
b. Di lingkungan rumah
c. internet

2. Waktu : 1 November 2010 – 6 November 2010


B. Metode Penelitian

1. Observasi.
Observasi atau pengamatan merupakan salah satu teknik pengumpulan data/fakta yang cukup efektif untuk mempelajari suatu sistem. Observasi adalah pengamatan langsung para pembuat keputusan berikut lingkungan fisiknya dan atau pengamatan langsung suatu kegiatan yang sedang berjalan.

2. Melalui Media Internet.
Mencari bahan materi tentang usaha rumah makan melalui internet dengan cara membuka situs www.google.com



BAB IV
PEMBAHASAN


A. IDE BISNIS USAHA RUMAH MAKAN

Bisnis rumah makan memang tidak pernah mati. Bisnis ini memang semakin tumbuh subur seiring dengan perkembangan jumlah penduduk dan gaya hidup yang ingin serba cepat tersaji. Sadar atau tidak, dengan pertumbuhan penduduk yang semakin banyak maka semakin banyak pula kebutuhan pangan yang harus disediakan.

Bisnis makanan termasuk bisnis yang beresiko besar. Karena bisnis makanan beda dengan bisnis-bisnis lain. Kecuali yang kita jual adalah makanan kering, yang bisa bertahan sampai berbulan-bulan. Namun jika anda yakin pangsa pasarnya yang bagus, maka bisnis makanan akan memberi keuntungan yang berlipat ganda.

Dalam bisnis makanan memang kita tidak dituntut untuk bisa membuat makanan yang akan dijual tersebut. Karena banyak yang sukses berbisnis makanan dari mengambil makanan ditempat lain, lalu menjualnya lagi. Lalu bagi anda yang pintar memasak, tetapi tidak bisa menjual, anda juga bisa menitipkannya di kantin, atau di tempat-tempat yang ramai pengunjung.

Bisnis makanan bukan milik kaum wanita saja, banyak pria yang menjadi koki kelas dunia. Dan kebanyakan penjual makanan yang sukses adalah pria. Rasa masakannya pun tidak kalah dari masakan wanita.

Usaha rumah makan juga sangat sensitif terhadap rasa, karena itu penting sekali ada tukang masakan yang betul-betul ahli dibidangnya. Jual-lah masakan yang terbaik dan bermutu tinggi. Jangan coba-coba membuka rumah makan jika tidak ada juru masak yang hebat masakannya.


B. KELEBIHAN USAHA RUMAH MAKAN

Ada banyak kelebihan yang dimiliki dari usaha yang satu ini. Salah satu kelebihan dari usaha rumah makan adalah kebutuhan modal yang tidak terlalu besar. Anda hanya perlu menyiapkan peralatan masak, meja dan kursi tempat pengunjung makan.
Bahan baku yang dibutuhkan dalam usaha rumah makan juga tidak terlalu mahal. Semua dapat Anda peroleh dengan mudah di pasar tradisional.

Selain modal yang kecil, usaha rumah makan memiliki waktu yang fleksibel. Memang semua tergantung menu yang ditawarkan di rumah makan Anda.
Anda bisa fokus kepada pengunjung untuk makan pagi, makan siang atau makan malam saja. Tapi jika Anda memang ingin meraup penghasilan lebih, Anda bisa membuka usaha
rumah makan ini dari pagi sampai malam.

Margin keuntungan yang dapat diraih dari usaha rumah makan juga sangat besar. Rata-rata keuntungan yang dapat diraih oleh rumah makan berkisar antara 30-50% dari omset penjualan. Hal ini dapat terwujud karena usaha rumah makan merupakan usaha jasa pengolahan makanan dan penyajiannya. Otomatis keuntungan yang diraih bisa sangat besar.


C. Tips Memulai Usaha Rumah Makan

Berikut ini adalah tips-tips yang berguna bagi Anda yang akan memulai usaha rumah makan:

• Lokasi menentukan prestasi.
Bisa berkembang atau tidaknya usaha rumah makan sangat tergantung dari posisi letak rumah makan yang Anda miliki. Usahakan mencari tempat yang cukup ramai untuk memulai usaha ini.
Anda bisa mencoba usaha ini di daerah pertokoan, daerah perkantoran, daerah kampus atau pusat perbelanjaan. Semakin ramai daerah di sekitar rumah makan Anda, semakin besar peluang orang untuk berkunjung.

• Harga seimbang dengan rasa.
Dua kunci sukses dari usaha rumah makan adalah harga dan rasa. Saat makanan yang Anda jual memiliki rasa yang nikmat dan khas dengan harga yang sesuai, pasti rumah makan Anda akan ramai dikunjungi.
Untuk harga, Anda juga harus menyesuaikannya dengan lokasi dan jenis makanan yang Anda jual. Pada dasarnya Anda bisa menerapkan harga jual setinggi 30-50% dari modal yang dikeluarkan. Tentu didukung dengan rasa yang enak pula.

• Pelayanan.
Selain harga dan rasa, hal lain yang cukup penting dalam usaha rumah makan adalah pelayanan. Pelayanan yang ramah dengan senyuman di bibir akan menarik banyak pelanggan untuk kembali ke rumah makan Anda.
Usahakan agar pengunjung merasa nyaman di rumah makan Anda dan jangan biarkan mereka menunggu sangat lama untuk menikmati hidangan yang dipesan.

• Penyajian yang menarik.
Tampilan merupakan modal awal untuk menciptakan selera makan. Dengan tampilan yang menarik dari makanan yang Anda buat, pengunjung juga akan terpacu selera makannya.
Setelah selera makan bangkit, ditambah dengan rasa yang enak, rumah makan Anda akan cepat terkenal. Akhirnya pelanggan rumah makan Anda akan semakin banyak.


D. KEBUTUHAN POKOK USAHA RUMAH MAKAN

Ada beberapa keperluan dasar yang harus anda persiapkan. Diantaranya adalah :
1. Tempat usaha
2. Peralatan masak
3. Peralatan makan
4. Perlengkapan penunjang


E. JENIS-JENIS RUMAH MAKAN

Setelah mengukur kemampuan diri, langkah selanjutnya Anda harus memilih jenis rumah makan yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan diri Anda.
Ada beberapa jenis rumah makan yang bisa Anda buka. Diantaranya:

• Warung makan sederhana
Anda bisa membuka warung makan sederhana dengan menu-menu yang standar dan dengan harga yang murah. Untuk rumah makan jenis ini tidak dibutuhkan tempat yang mewah dan menu makanan yang khusus. Jika Anda tinggal dikawasan kampus, rumah makan jenis ini sangat cocok. Dan bahkan Anda cukup menempatkan meja dan kursi makan di teras rumah untuk melayani pembeli. Anda bisa manfaatkan dapur rumah sebagai dapur rumah makan sekaligus. Hal serupa juga bisa dilakukan dengan membuka warung makan di kawasan pabrik serta dikawasan perkantoran.
Konsep warung makan sederhana juga bisa dijumpai di warteg (warung tegal) yang banyak bertebaran dimana-mana. Dengan menu makanan yang merakyat dan dengan harga yang relative murah. Usaha jenis ini mudah Anda jalankan, karena pelanggan yang datang hanya khusus untuk memenuhi kebutuhan ”perut” semata. Warung makan jenis ini cocok dibuka di sekitar pasar, pusat perbelanjaan, lingkungan kampus, lingkungan pabrik, dll.

• Rumah Makan Prasmanan
Di lingkungan perkantoran dan kampus-kampus. Rumah makan jenis ini sangat menarik dan diminati. Konsepnya adalah penjual menyajikan berbagai jenis masakan di etalase dan kemudian memberi kebebasan kepada pelanggan untuk memilih berbagai jenis masakan sesuai dengan seleranya. Mereka bisa mengambil sendiri nasi dan lauk pauk yang disukainya dan kemudian membayar sesuai dengan harga per jenis makanan yang dijual. Rumah makan jenis ini cocok diterapkan di kantin-kantin yang berada dilingkungan perkantoran dan kampus-kampus.

• Rumah Makan Cepat Saji (Fast Food)
Rumah makan cepat saji banyak dijumpai di pusat-pusat perbelanjaan atau mall-mall, khususnya dikota-kota besar. Pelanggan rumah makan ini biasanya adalah orang-orang yang menginginkan jenis makanan yang tidak terlalu berat, sekedar mengisi waktu sambil berbelanja dan bisa disajikan secara cepat. Menu-menu yang dijual biasanya jenis-jenis makanan yang instan. Seperti burger, hotdog, kebab, sosis, roti bakar, pisang bakar, dan sebagainya. Jenis-jenis makanan prinsipnya adalah menu makanan dengan penyajian cepat dan praktis.

• Rumah Makan Keluarga
Prinsip rumah makan keluarga adalah menjual makanan plus suasana. Jadi dalam hal ini nuansa penataan ruangan yang nyaman sangat dibutuhkan. Kebanyakan rumah makan keluarga mengambil lokasi di pinggir jalan-jalan protokol / jalan besar dan memiliki lahan parkir yang memadai serta menyediakan tempat ibadah. Ada juga rumah makan keluarga yang melengkapinya dengan area bermain untuk anak-anak. Sedangkan untuk menu makanan biasanya hampir sama saja dengan warung makan sederhana dan rumah makan prasmanan. Hanya saja konsep ”menjual suasana” juga ikut di tonjolkan.

• Rumah Makan Makanan Tradisional
Rumah makan jenis ini, biasanya tidak menyajikan menu makanan yang bermacam-macam. Biasanya mereka menyajikan 1-4 jenis masakan saja yang memiliki ciri khas tertentu. Misalnya Rumah Makan Gudeg Jogja, Rumah Makan Soto Surabaya, Rumah Makan Bakso Malang, Rumah Makan Sate Madura, dan lain sebagainya. Tempat yang cocok untuk rumah makan jenis ini adalah di jalan-jalan besar yang mudah di akses dengan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi.

• Rumah Makan Bernuansa Khusus
Rumah makan jenis ini biasa nya lebih banyak ”menjual suasana” daripada menjual menu masakannya sendiri. Anda bisa lihat rumah makan-rumah makan yang mengambil lokasi cukup jauh dari pemukiman dan bahkan jauh dari keramaian. Seperti di sebuah bukit, di atas tebing pantai, di tepi danau atau sungai dan lain sebagainya. Prinsip dari rumah makan jenis ini adalah ”menjual suasana” seperti ketenangan (karena jauh dari kebisingan) dan kenyamanan (karena pengunjungnya tidak berjubel-jubel). Rumah makan jenis ini biasanya sering dikunjungi masyarakat kelas eksekutif seperti para pengusaha dan pejabat yang membutuhkan ”suasana baru” untuk menghilangkan kejenuhan dan kepenatan bekerja di kota.

Bentuk lain dari jenis rumah makan ini adalah cafe ataupun coffee shop. Walaupun tidak menjual suasana alam, namun jenis rumah makan ini juga menjual suasana yang khusus dibuat untuk memanjakan pelanggannya. Misalnya dengan live music, karaoke dan lain sebagainya.


F. SERTIFIKASI HALAL PADA USAHA RUMAH MAKAN

Seluruh rumah makan, restoran dan sejenisnya baik
yang dikelola oleh kaum muslim atau nonmuslim wajib memberikan
sertifikasi halal terhadap usahanya, sehingga tidak merugikan orang
lain. Tapi kenyataannya, mereka sepetinya tidak peduli, walau
sertifikasi sudah dikeluarkan sejak dua tahun lalu, namun mereka kurang merespon hal tersebut.

Untuk itu diharapkan kepada pemerintah Provinsi, Kabupaten ataupun Kota agar turut berpartisipasi dalam sertifikasi halal tersebut karena LP POM MUI tidak punya kewenangan dalam memberikan sanksi, namun hanya mempunyai sebatas himbauan saja, jelasnya.

Hal senada dikatakan Direktur LP POM MUI Sumbar dalam rangka terjaminnya makanan yang halal bagi umat Islam diperlukan tersedianya makanan halal tersebut bagi masyarakat Sumbar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pentingnya makanan halal bagi umat Islam akan sangat berpengaruh bagi perkembangan jasmani dan rohani umat Islam.

Untuk itu kepada produsen pembikin makanan agar betul-betul memahami pentingnya tersedianya makanan halal, karena halal merupakan tanggung jawab produsen terhadap konsumen dunia dan akhirat. Dan kepada konsumen,njika merasa ragu atau sanksi dalam mengkonsumsi makanan atau minuman yang tidak ada sertifikasi halal, sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan tersebut.



BAB V
KESIMPULAN


Usaha rumah makan adalah salah satu usaha yang cocok bagi para wanita maupun pria. Bnyak pria yang menjadi koki kelas dunia. Khususnya yang memiliki keterampilan dan hobi memasak .usaha rumah makan itu bermacam-macam. Tergantung tingkat kecocokan dan kemampuan menjalaninya saja dalam menentukan jenis usaha rumah makan. Walaupun usaha rumah makan adalah salah satu jenis usaha yang tidak terlalu besar, namun untuk menjalankan usaha ini pun harus memperhatikan beberapa hal penting seperti harus adanya juru masak yang handal, agar masakan yang diproduksi dapat diterima pasar. Dan juga tidak kalah pentingnya yaitu adanya sertifikat halal sehingga tidah merugikan yang mengkonsumsinya.



DAFTAR PUSTAKA
binaukm.com
ph4nt0m46.blogspot.com
www.anneahira.com
Cak Eko Full
www.rantaunet.org